Menelisik Wongsorejo sebagai satelit Banyuwangi

BanyuwamgiKian bersolek membuat Banyuwangi makin mempesona. Salah satu kabupaten di ujung Jawa Timur itu, tengah dirancang sebagai kota mandiri, tepatnya di kecamatan Wongsorejo dengan luas 487 Ha. Dengan investasi awal 750 milyar dari total 7 Trilyun, nantinya akan menjelma kawasan Industri terpadu, dengan berbagai fasilitas super lengkap.

Makin tumbuh pesat.  Begitulah komentar banyak orang tentang Banyuwangi. Tidak saja sarana jalannya sudah mulus, pun telah memiliki landasan penerbangan tersendiri di Blimbingsari.

Sesuai namanya berdasar cerita rakyat, Banyuwangi berarti Air Wangi, sejak dulu telah menggoda pendatang. Baik wisatawan domestik dan Interbasional, juga kalangan investor dengan berbagai usaha. Karenanya Banyuwangi lebih menggeliat dibanding kabupaten lainnnya di Jawa Timur.

Terlebih Banyuwangi bersebelahan dengan Pulau Dewata Bali. Tak ayal Banyuwangi titik utama persinggahan. Bahkan hampir tiap hari pelabuhan Ketapang di Banyuwangi selalu padat, menuju pelabuhan Gilimanuk Bali.

 

Kota Keren

Sebagai kabupaten terluas di Jawa Timur, daerah Wongsorejo berdasar keputusan Perda Bupati  no.8 tahun 2012, ditetapkan sebagai kawasan Industri terpadu, Salah satu kecamatan di Banyuwangi itu, lokasinya berjarak 15  Km dari pelabuhan ketapang atau Pusat Kota.

Berada di lokasi Wongsorejo seakan terbayang kelak seperti Bumi Serpong Damai (BSD) di Tangerang. Karena akan terbangun berbagai fasilitas umum, fasilitas sosial, ruang terbuka hijau, water treatment sistem, ruko, mall, hotel, perumahan, gedung, perkantoran, pabrik, lapangan golf dan lain lain.

“Sebagian lahan sudah dibebaskan dan segera dikerjakan pembangunannya pada 2021. Dan perusahaan kita termasuk dalam daftar tim yang dibentuk oleh Gubernur (Jatim), yang salah satu tugasnya mempercepat upaya pengembangan kawasan industri di Jawa Timur,” papar Tria Utama selaku Corporate Communication PT. Wongsoredjo.

Menuju lokasi Wongsorejo dapat dijangkau dengan berbagai cara. Jika menggunakan jalan darat, posisinya berada di sebelah kanan jalan dari arah Situbondo. Di sebelah barat lokasi lahan wongsorejo, akan dilintasi jalur tol Probolinggp – Banyuwangi.

Banyak penerbangan ke Banyuwangi. Baik langsung dari Jakarta maupun dari Surabaya. Dari Bandara Blimbing Sari menuju wongsorejo hanya 25 menit. Selain transportasi umum juga melewati daerah ini, t

Ayah dua anak ini menjelaskan kota Mandiri Wongsorejo akan menjadi kota keren. Apalagi akan dilewati beberapa sungai : Sungai Bajulmati – Sungai Sodong, Sungai Maelang (Kali Maelang) – Sungai Tangkup – Sungai Curah Badolan, dan Sungai Curah Alasbuluh, menjadikan daerah ini kelak lebih eksotik.

Dukungan masyarakat

Direncanakan Wongsorejo akan menjadi Traffic Business Center di Banyuwangi. Perencanaan matang dan terencana dilakukan pihak perusahaan. Terlihat dari denah dan model pembangunan diperlihatkan Tria Utama.

“Antusias masyarakat dan pihak terkait turut mendukung kelancaran perusahaan kami mempersiapkan. Diperkirakan akan terserap 70 ribu tenaga kerja,” ujar pria murah senyum ini.

Pemilihan lokasi di Wongsorejo cukup tepat. Daerah yang memiliki curah hujan kecil, awalnya digunakan untuk ladang pertanian, yang hasilnya tidak maksimal.

Hanya segelintir kecil masyarakat mengail ikan. Berbagai jenis ikan ditangkap, lebih banyak dikonsumsi sendiri.

Selebihnya terlihat berupa hamparan luas. Baik berupa dataran dan berbukit. Beberapa pekerja tengah sibuk merapikan lokasi,

“Meski ada sedikit masalah dapat diatasi. Saat ini dukungan masyarakat, masyarakat, para tokoh, kyai  unsur pendidikan, jauh lebih baik,” ungkap Tria.

Design Bangunan Mall
Penataan Kawasan Pabrik