Sitoresmi kenang 22 tahun menikahi Debby Nasution

Sitoresmi

Jakarta  – Tak ada firasat Sitoresmi (68) atas meninggalnya Debby Nasution (62), sabtu siang (15/9). Setelah mendengar berita duka, Ia langsung terbang dari Jogjakarta. Turut melepas kepergian sang suami, di TPU Pasir Putih Sawangan, setelah dishalatkan di mushala Baitul Maqdis Sawangan Permai, minggu pukul 10:00 wib (16/9).

Di rumah duka, jalan anggrek 3 Blok B4 no.7 Komplek Sawangan Permai Pamulang, menjadi saksi perjalanan rumahtangganya bersama almarhum. Dua puluh dua tahun dilewati kebersamaan sebagai suami istri.

“Almarhum menuntun saya dalam banyak hal. Saya sangat kehilangan beliau,” jelas Sitoresmi terlihat raut wajahnya sedih.

Diakui Sitoresmi banyak kenangan indah dirasakannya bersama Debby. Soosk almarhum dianggapnya begitu lengkap. Baik sebagai suami, guru, teman dan saudara terbaik.

“Allah punya rencana terbaik dan sayang padanya. Di usianya belum terlalu tua. Meninggal sesuai dengan keinginannya. Saya sangat kehilangan. Selama hidupnya banyak memberi manfaat pada semua orang. Insya Allah khusnul khotimah,” ujar Sitoresmi.

Para pelayat terlihat banyak dari jamaah Debby Nasution. Semaa hidupnya almarhum rutin mengadakan pengajian. Salah satunya di Masjid Al Ikhlas. Di masjid inilah, Debby menghembuskan napas terakhir, sebelum menutup mimbar majlis taklimnya.

 

(* Zulham)