Detik menegangkan tim reserse menangkap Fariz RM

Jakarta – Tim reserse Polres Jakarta Utara, langsung bergerak, setelah Anton Hamidi menjelaskan baru saja menjual narkoba pada Fariz RM. Terbukti saat ditangkap di rumahnya Jumat pagi (24/8), barang bukti masih tersisa itu, tersimpan di saku celana sang musisi senior.

Waktu pun dipilih untuk penangkapan Farid. Tim intel disiapkan di sekitar rumahnya, di Bintaro Jaya 3, pada malam hari (23/8).

Menurut seorang reserse yang turut dalam penangkapan, tidak terlihat tanda-tanda Farid berada di rumah. Dari informasi yang diperoleh tim lainnya di lapangan, dipastikan Farid masih berada diluar rumah.

Tim reserse memutuskan tidak melakukan komunikasi dengan Fariz. Apalagi memancing Fariz ditemui malam itu.

Agar tidak memancing kecurigaan warga, tim menyebar anggotanya. Langkah ini dilakukan agar jalannya penangkapan tidak bocor.

“Tidak ada tim boleh tidur. Harus tetap waspada,” jelas tim yang tidak boleh disebutkan namanya.

Barulah pagi hari (24/8), seorang tim melihat Farid menuju rumahnya. Informasi itu langsung diteruskan ke petugas yang berada di sekitar rumah Fariz.

Petugas langsung menghampiri, saat Fariz membuka pintu gerbang rumahnya. Tanpa perlawanan dan kooperatip, Fariz mengakui keberadaan narkoba di saku celananya.

(* Ismet Fikri)