Makmun sempat tidak dikenal Hasni akibat dukun Jago

dukun Jago

Tolitoli –Makmun (63) murka melihat Tete Jago (83) yang dikenal sebagai dukun di lingkungan tempat tinggalnya. Terlihat dirinya menahan emosi. Wajahnya kini kerap terlihat tegang tidak seperti biasanya.

Namun dibalik itu, Makmun menyimpan kesedihan mendalam. Lima belas tahun dibohongi selama ini oleh dukun Jago.

“Tiap kali ditanya selalu dikatakan diluar Pulau. Saya tanya dimana alamat Hasni, dikatakannya tidak tahu. Tapi anehnya setiap dating ke rumah, dia bawa makanan dari kiriman Hasni,” ujar Makmun.

Diakui Makmun, dirinya tidak memiliki prasangka buruk pada dukun Jago. Apalag rumahnya berjarak 3 rumah dari dukun Jago. Selama ini, Makmun juga tidak melihat hal mencurigakan dari sosok dukun tersebut.

Tinggal di rumah bersama anak bungsu sejak istri meninggal dunia. Makmun mengenang pertemuan terakhir dengan Hasni pada 15 tahun silam.

Sementara anak sulungnya bernama Devi (40), menikah dengan Unding (40) yang merupakan anak dari dukun Jago.

“Ijinnya mau kerja di kota,” ujar Makmun pada Hasni yang saat itu berusia 13 tahun.

Kepergian Hasni tanpa berita, membuat Makmun berupaya mencari tahu keberadaan Hasni. Ia sempat putus asa, walau dikatakan Hasni masih hidup di Jakarta. Dirinya juga tidak memperoleh info dari Devi tentang Hasni.

celah gua batu tempat Hasni tinggal

Info tentang ditemukan Hasni membuat Makmun antara percaya dan tidak. Saat anggota dari polsek Dakopamean turun tangan, dan mengeluarkan Hasni dari celah batu besar di atas bukit, Makmun sampai tidak percaya melihat Hasni.

“Melihatnya (Hasni) kasihan. Dia juga tidak mengenali saya,” ujar Makmun prihatin.

Konon berdasarkan cerita warga sekitar, batu besar yang ditempati Hasni selama ini berpenghuni. Sehingga banyak orang tidak berani mendekat. Termasuk Makmun.

Makmun tidak mampu membayangkan derita Hasni selama ini. Apalagi dari cerita yang diperolehnya, Hasni diperlakukan tidak manusiawi oleh dukun Jago.

 

(* Andi Azar)