Disaat Binter begitu rindu ketika jasad Santi tersimpan di lemari

Santi saat mendengar petikan gitar temannya menyanyikan lagu

Medan – Begitu mendalam kepedihan Binter Simbolon (56), ayah dari Santi Restauli Simbolon (25), pada peristiwa tragis yang dialami putri tertuanya di Penang Malaysia. Mayat korban ditemukan telah tiga hari tersimpan dalam lemari (13/3), dikamar apartemen Green Garden, blok B lantai 17 daerah Paya Terubong, George Town, Penang, Malaysia.

Rumah sederhana di Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Medan (Sumatra Utara), menyimpan banyak kenangan pada sosok almarhum. Semasa hidupnya, Santi dikenal memiliki pribadi mudah bergaul.

jasad Santi ditemukan pada Lemari

Kenangan itu begitu membekas pada Binter. Ia pun tak kuasa menahan tangis tiap nama Santi disebut olehnya.

Teringat Binter saat Santi menyatakan keinginannya bekerja di Malaysia. Sempat dirinya ada keraguan. Namun Santi mampu meyakinkannya.

Akhirnya pertengahan 2015, Santi mengurus ijin resmi bekerja sebagai TKI di Malaysia. Dengan bekal ijazah SMA yang dimiliki, Santi kemudian ditempakan bekerja sebagai operator mesin pabrik di daerah Bayan, Penang, Malaysia.

Sandip Gurung (lingkaran merah)

Selama di Malaysia, Binter mengakui komunikasi dengan Santi berjalan baik. Namun dalam semiggu terakhir sebelum jasad Santi ditemukan, Binter tak memperoleh kabar dari sang anak. Ia hanya berpikir Santi sibuk dengan pekerjaannya.

Kabar duka diperoleh Binter saat dirinya didatangi pihak KJRI Malaysia. Menyebutkan Santi meninggal dunia, dan berencana mayatnya akan diterbangkan ke bandara Kualanamu Medan (15/3).

“Terjawab juga kegelisahan saya. Sepertinya di saat meninggalnya Santi, saya begitu rindu dengan suaranya. Sempat saya gelisah saat itu,” ujar Binter.

Jenazah Santi ketika berada di rumah duka

Dari keterangan yang diperolehnya, Santi dibunuh oleh teman pria dekatnya, yang tinggal satu flat di apartemen sama. Pria kewargaan Nepal diduga melakukan perbuatan sadisnya itu, pada 10 maret. Berdasarkan keterangan saksi teman dekat korban juga teman dekat pelaku, terakhir melihat Santi bersama Sandip Gurung (27) berkewarganegaraan Nepal, berada dalam kamar tersebut. Kini Sandip tengah dalam pengejaran polisi Malaysia.

(* Juli Jupri)