Isti Dary Sofia warisi karyanya pada Ririn

Ririn penerus darah seni Isti Dari Sofia

Senyum cerah menghiasi raut wajahnya. Gurat kecantikannya pun masih terlihat. Saat ditemui di rumahnya di kebon baru jakarta selatan, sapa hangat Isti Dary Sofia masih seperti dulu. Ramah dan supel.

Terlebih pada wartawan, mantan istri BIN di era 90 ini begitu dekat. Bahkan sangat peduli dan perhatian. Hampir sebagian besar wartawan senior di desk hiburan mengenalnya.

Mengenal bu Isti – biasa ibu empat anak ini disapa, sama saja mengenal musik Indonesia. Kecintaan penulis dan pencipta lagu ini, tercurah 90 persen perjalanan hidupnya dihabiskan demi menggeliatkan musik Indonesia.

Bangga pada Ririn

Alunan musik dengan iringan organ tunggal, merupakan caranya mengenang masa lalu. Masa yang kala itu, salah satu hasil karyanya lewat Pesona Nada yang ditayangkan di TVRI, mendapat sambut luas masyarakat Indonesia, dari sabang  sampai merauke. Saking populernya acara tersebut, masyarakat tidak memelewatkan tiap disajikan tayangan Pesona Nada.

Banyak karya ciptanya dinyanyikan penyanyi tenar. Malah, banyak penyanyi tenar waktu itu, tidak akan menolak saat ditawarkan tampil di Pesona Nada. Karena bisa tampil di Pesona Nada, mampu mendongkrak nama lebih melejit. Karena berdampak dapat menaikkan tawaran saat diminta show oleh penyelenggara di berbagai daerah.

Sambil mendengar alunan lagu yang dinyanyikan keluarga dan kerabat yang berkumpul di rumahnya, Isti bercerita jika banyak artis masih sering main ke rumahnya. Rumah yang menjadi saksi bisu, tempat berkumpul para artis tempo dulu dan perjalanan karirnya di dunia musik.

Terlihat hari itu ada Ozy Syahputra, Minel, dan beberapa artis era 90 an. Di beranda tengah rumahnya, Isti dihadiahkan lagu – lagu  kesukaannya oleh Ozy dan disusul artis lainnya, silih berganti menyanyikan lagu-lagu yang masih populer sampai saat ini.

“Banyak juga artis yang saya orbitkan. Misalnya Denada anak Emilia Contessa, yang kini menjadi penyanyi terkenal. Denada berteman dekat dengan Ririn Astari, anak sulung saya,” jelas bu Isti.

Ia pun memanggil Ririn, seraya menjelaskan Ririn kini tinggal di Kanada setelah dinikahi warga Kanada, dan memperoleh satu anak. Sementara anak keduanya juga sudah menikah dan juga memperoleh satu anak juga.

“Jadi Saya sudah nenek ya,” canda bu Isti.

Istri Pak Dibyo ini tersenyum bangga pada Ririn, yang mewarisi bakat seninya, kini berkiprah menjadi penyanyi di Kanada. Undangan menyanyi di berbagai kedutaan Indonesia di luar negeri, dipastikan Ririn menjadi penghibur acara.

“Namanya (Ririn) diluar negeri sudah banyak yang kenal. Saya berencana membuat album dari lagu ciptaan saya, nantinya dinyanyikan Ririn. Sedang dipersiapkan, rencana tahun ini,” jelas Isti tersenyum gembira.