Peremas payudara akui resah selama tiga hari sembunyi dirumah

Jakarta – Pelaku IH (29) mengakui khawatir ditangkap polisi. Informasi mengenai Polres Depok tengah memburunya, membuat pria tamat SMA ini, memilih tidak keluar rumah usai peristiwa. Tiap hari dirinya resah selama 3 hari di rumah.

Pengakuan itu dikatakan IH pada petugas tim buser Polres Depok, saat dirinya diciduk di rumah orangtuanya di Mekarsari Cimanggis, pukul 22:30 (14/1). Barang bukti motor yang dipakai IH, membuatnya tidak mampu mengelak telah melakukan perbuatan tercela.

Bahkan, IH memonitor perkembangan berita kejadian tentangnya, melalui berita di media online. Maraknya pemberitaan tentang pelaku peremas payudara, menjadikan jantung IH berdegup kencang setiap ada yang datang ke rumahnya.

IH saat berada di Polres Depok

Seperti viral di sosmed, AM (22) terkejut saat berjalan kaki dari rumah melewati gang di belakang gedung bank Mandiri Depok, mendadak IH meremas payudaranya pada kamis pukul 14:30 (11/1). IH langsung kabur setelah itu.

Namun AM tidak kehabisan akal. Ia mendatangi salah satu rumah di lokasi kejadian yang memiliki CCTV. Dari rekaman itu, menjadi barang bukti laporan AM pada perbuatan IH di Polres Depok.

Dikatakan petugas, IH tidak melakukan perlawanan saat ditangkap. Pelaku langsung pasrah, saat dirinya bersama motor B 3720 EAO yang dipakai digiring ke Polres Depok. Dalam pemeriksaan sementara, IH mengakui perbuatannya sekedar iseng.

IH dikenakan pasal 281 KUHP, tentang kesopanan di muka umum. Ia diancam hukuman penjara 2 tahun 8 bulan. Orangtua dan saudaranya, turut menemani IH saat digelandang dari rumahnya menuju Polres Depok.