Saat Fredrich ditangkap, berjalan singkat diikuti 5 mobil

Fredrich Yunadi resmi tahanan KPK

Jakarta – Informasi akan dijemput paksa Fredrich Yunadi sudah terdengar di kalangan pewarta di KPK, usai dokter Bimanesh Surtarjo dari RS Medika Permata Hijau Jakata resmi ditahan KPK. Satu dari 3 Tim KPK, berhasil menemui mantan pengacara Setya Novanto sedang periksa kesehatan jantungnya di rumah sakit Medistra Jakarta (12/1).

Lobi rumah sakit tidak begitu ramai saat Fredrich Yunadi ditemui tim KPK yang bertugas di dalam RS Medistra. Sementara petugas lain KPK berada menunggu mobil Fredrich yang berada di parkiran.

Kedatangan tim KPK di lingkungan rumah sakit Medistra tidak membuat ‘heboh’. Layaknya pengunjung rumah sakit. Hanya saja, yang membedakan KPK membawa pengawalan Brimob saat menjemput Fredrich, jumat pukul 10 malam (12/1).

Seorang pengunjung yang masih berada di RS Medistra, sempat melihat peristiwa penangkapan Fredrich. Berawal saat terjadi pembicaraan singkat antara Fredrich dengan petugas KPK di lobi Medistra.

“Sepertinya pak Fredrich seorang diri di rumah sakit, lalu tanya tanya. Salah satu dari yang mengerubungi (KPK) mengeluarkan surat dalam tas. Setelah itu, semuanya keluar masuk ke mobil Innova yang sudah berada di depan pintu masuk lobi,” jelas Irma.

Sekitar 5 mobil mengikuti mobil yang ditumpangi Fredrich. Sedangkan mobil Fredrich turut keluar tidak lama kemudian, bersama salah satu orang dari KPK.

KPK menduga dengan bukti cukup, sesuai Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, menduga Fredrich Yunadi bersama dokter Bimanesh Surtarjo, melakukan perbuatan memanipulasi data medis untuk Setya Novanto saat berada di RS Medika Permata Hijau Jakata pada 16 November 2017. Tujuannya agar Setya Novanto dapat terhindar dari panggilan pemeriksaan KPK waktu itu.