Ada gurat sedih saat Ahok tandatangan gugat cerai

Gugatan cerai dilayangkan Ahok, panggilan akrab Basuki Tjahaja Purnama, pada Veronica Tan (40), di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, pukul 14:30 (5/1), mengejutkan banyak pihak. Apalagi pasangan yang telah dikarunia 3 anak itu, mampu menjaga dan melewati berbagai badai berat yang mengancam rumahtangganya.

Seperti diungkap Ahok semasa menjadi Gubernur DKI, pernah bercerita bagaimana perjuangannya memperistri Veronica pada 6 September 1997. Yakni meyakini keluarga istrinya, jika dirinya butuh waktu diterima dan akhirnya melanjutkan hubungan dengan Vero kepelaminan.

Dari pernikahan lahir 3 anak tumbuh dewasa, Nicholas Sean Purnama, Nathania Purnama, dan Daud Albeener Purnama. Selama menjalani 20 tahun rumahtangga, Ahok dan Vero melewati rumahtangga dengan cinta kasih.

Bahkan Ahok dan Vero diidentikan sebagai pasangan rumahtangga harmonis. Ditunjukkan pasangan ini, saat Ahok menjalani sidang kasus penistaan agama, yang berakhir dengan putusan vonis 2 tahun penjara, dan ditahan di Mako Brimob Depok.

Vero terlihat ikhlas menerima takdir Ahok di penjara. Kesetiaan itupun didukung Vero dengan menyambangi rumah sementara Ahok di Mako Brimob.

Namun kabar mengejutkan menyeruak di awal tahun 2018. Persisnya beberapa hari pegawai masuk kantor. Disebutkan Tarmuzi – panitera muda perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, salah satu pengacara Ahok bernama Josefina Agatha Syukur SH mendatanginya, dan menyerahkan berkas gugat cerai Ahok.

Nama Josefina Agatha Syukur SH terdaftar dalam nama pengacara untuk urusan gugat cerai Ahok pada Veronica Tan. Selain itu, terdaftar juga nama pengacara Fifi Lety Indra SH, yang merupakan saudara kandung Ahok.

Dikatakan Josefina, dirinya bersama Fifi Lety Indra diminta datang Ahok ke Mako Brimob, kamis siang (4/1). Kedatangan itu sebelumnya tidak diceritakan Ahok akan membicarakan masalah gugat cerai.

“Pak Ahok kemudian cerita mengenai maksudnya itu. Jujur kami terkejut dan tidak menyangka. Kami berupaya membujuk, namun beliau tetap minta didaftarkan juga,” ujar Josefina engan menjelaskan penyebab alasan Ahok gugat cerai.

Josefina menggambarkan saat bercerita Ahok terlihat tegar. Meski terlihat ada kesedihan pada raut wajahnya. Begitu juga saat tanda tangan surat kuasa, tangan Ahok pegang pulpen berhenti beberapa saat di atas surat kuasa. Akhirnya mantan bupati Belitung itupun, tegar menandatangani surat kuasa.

Ahok hanya menuntut hak asuh ketiga anaknya dalam gugatan cerainya itu.