Sikap jelas Presiden, KPK pertimbangkan langsung menahan Setya Novanto di rutan KPK

Jakarta – Penjelasan Presiden Jokowi, agar proses penegakkan hukum E-KTP harus terus berjalan, dan tidak boleh ada yang menghalangi, disambut suka cita KPK yang diwakili Febri Diansyah, juru bicara KPK. Karena langkah KPK memeriksa Setya Novanto sudah tepat, dan tidak memerlukan ijin terlebih dulu dari Presiden.

Begitupun, dengan melekatkan status tersangka pada ketua umum Golkar itu, KPK menunggu perkembangan kesehatan Setya Novanto yang tidak terlalu serius, dan mengkhawatirkan. Dalam batas waktu yang diyakini Setya Novanto akan keluar dari rumah sakit, langsung dilakukan pemeriksaan.

“Masih menunggu penjelasan dokter yang memeriksanya, apakah nanti dapat dilakukan pemeriksaan segera di KPK, juga apakah penahanan lanjutan di Rutan KPK,” jelas Febri.

Saat ini, Setya Novanto terhitung jumat (17/11), resmi menyandang status tersangka. Meski pihak keluarga dan pengacaranya tidak tandatangan berita acara penahanan, namun sesuai KUHAP pasal 21, KPK menganggap tetap sah menahan Setya Novanto.

“Bukti cukup tersangka telah melakukan tindak pidana korupsi Dan seluruh alasan hukum yang dibutuhkan untuk penahanan telah terpenuhi,” tegas Febri