Rekontruksi dr. Helmi tembak dr. Letty, Ferry:  Sampai kapanpun lo gua tunggu

dr Helmy menjalani rekontruksi

Jakarta – Sesuai janji Polda Metro Jaya melakukan rekontruksi, di Klinik Azzahra Medical, jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur (13/11), keluarga dokter Letty Sultri turut juga menyaksikan. Bahkan warga ikut melihat jalannya rekontruksi dokter Ryan Helmi, yang hanya berlangsung 30 menit.

Dengan pengawalan ketat, Helmi turun dari mobil Jatanras dengan tangan diborgol. Suami dokter Letty ini menutup wajahnya. Pria tinggi besar berkulit sawo matang, bergegas masuk ke dalam ruangan klinik, dan menuju lokasi tempatnya mengeksekusi dokter Letty dengan 6 tembakan.

dr Helmy dan dr Letty

Teriakan warga pun saling sahut menyahut. Geram dengan tindakan sadisnya. Bahkan warga bersorak dan berteriak agar Helmi dihukum mati atas perbuatannya itu.

Kegeraman warga pun turut diimbangi Ferry, adik dokter Letty, yang berada di kerumunan wartawan, diluar klinik. Sementara keluarga dokter Letty lainnya berada dalam klinik.

Ferry begitu marah pada kakak iparnya itu. Apalagi tembakan mematikan dilakukan Helmi tanpa ampun. Bukan hanya sekali Letty ditembak di bagian dadanya. 3 peluru bersarang di dalam tubuh dokter Letty.

dr Letty kini beristirahat di TPU Kemiri Raawamangun

Bahkan, Ferry tidak terima kematian dokter Letty dengan cara teramat sadis. Terlebih semasa hidupnya, almarhumah Letty mengalami siksa batin selain siksa fisik.

“Ini gua, Ferry. Rasain lo, Mi…,” ucap Ferry langsung melayangkan tangannya di bagian wajah Helmi.

Begitu marahnya pada dokter Helmi, membuat Ferry tidak kuasa menahan pukulannya kembali pelaku. Aksi Ferry langsung diamakan petugas, meminta Ferry bersabar menerima kenyataan.

Diakui Ferry, peristiwa ditembaknya dokter Letty oleh Helmi, kamis sore (9/11) di klinik Azzahra, tidak akan dilupakan seumur hidupnya. Bahkan, Ferry menunggu pertemuan berikutnya andai Helmy telah menjalankan hukuman.

“Sampai kapanpun lo gua tunggu,” marah Ferry.