Novi ‘ganggu’ tahanan lain setelah bunuh anak dengan siksaan sadis

Jakarta – Tangis Novi Wanti (26) menyayat hati dibalik jeruji besi Polres Jakarta Barat, sabtu malam (11/11). Tahanan lain membiarkannya melepaskan kepedihan, setelah anak semata wayangnya, Greinal Wijaya, dibunuh dengan teramat keji.

Bahkan, Novi engan makan yang diberikan petugas jaga tahanan. Peristiwa Sabtu pukul 18.40 (11/11), di tempat kost kamar 203 – jalan Asem Raya No. 1 Kebon Jeruk Jakarta Barat, yang selama ini telah ditempatinya bersama korban, seakan masih sulit dilupakannya.

Di kamar ukuran 2×3 tanpa kamar mandi itu, Novi meluapkan emosi yang tidak terkontrol olehnya. Bahkan, tangisan keras dan permohonan minta ampun korban tidak dihiraukannya.

Diakui Novi seperti diungkapkannya dalam pemeriksaan penyidik, memukul anaknya sudah berlangsung 2 bulan. Bahkan, janda yang engan menyebutkan nama mantan suaminya itu, pernah diusir Bryan Adam – pemilik kost atas laporan tetangga kost di samping kiri kanan kamarnya.

Kekesalan Novi makin bertambah pada korban, seiring dengan tingkah Greinal Wijaya tidak nurut. Sampai akhirnya dikatakan penyidik, Novi membabi buta memberi hukuman pada korban.

Seutas tali rafia dan semprot obat nyamuk, menjadi bukti Novi melakukan penyiksaan pada korban. Padahal selama ini, Novi yang mengantar dan menunggu anaknya di sekolah TK.

Dari hasil visum diperoleh penjelasan, korban mengalami luka di sekujur tubuh. Diantara luka baru juga ada luka lama pada tubuh jenazah sang anak.

“Waktu dibawa anaknya ke RS Graha Kedoya, masih hidup. Dia kayak orang panik. Langsung naik ojek sambil gendong korban yang sudah lemas. Sepertinya korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit,” ujar Rahman selaku penjaga kost.