Pengalaman Tini menghukum Kahiyang saat di SMAN 6 Surakarta

Dra. Tini, satu dari tujuh guru SMAN 6 Surakarta, berbagi cerita keterkejutannya mendapat undangan pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution, pada 8 November di Solo. Mantan guru fisika yang kini sudah pensiun guru itu, tak menyangka Kahiyang memilihnya bersama Dra Endang Winarsih, Dra Maranatha SH, Dra Sri Indriati, Drs Kismanto  MPd, Christiyanti SPd, dan Putut.

“Selain saya, guru yang sudah pensiun, Ibu Indri, Ibu Christianty, dan Ibu Endang Winarsi,” ujar Tini.

Teringat olehnya masa-masa Kahiyang sebagai anak didik. Saat itu, Tini menjadi wali kelas Kahiyang, saat di kelas XII IPA 1.

“Kahiyang merupakan siswi yang biasa-biasa saja, dan tidak bermasalah. Pernah menjalani remidiasi untuk mata pelajaran Saya. Dan Kahiyang tidak pernah mendapat skorsing, misalnya tidak mengerjakan pekerjaan rumah,” ujar Tini.

Diakui Tini, dirinya termasuk guru ‘galak’. Sehingga banyak muridnya menjadi disiplin, dan tidak berani berbuat kesalahan.

“Saya menjadi wali kelas dan mengajar Kahiyang saat di kelas 12 saja. Dia sudah jadi anak wali kota (Jokowi). Soal hukuman Saya tidak membeda-bedakan. Semua diperlakukan sama,” papar Tini seraya bilang salah satu hukuman yang ditakuti muridnya mencari soal ujian dari SMA lain.