Nikah sesama jenis, Ayu alias Saiful Bahri bilang Fadholi Sudah buktikan dirinya wanita kok

Jember – Wajahnya cantik. Tubuhnya pun gak ubahnya wanita. Siapapun bakal meyakini jika pemilik nama asli Saiful Bahri (23) adalah wanita. Walau di buku nikah disebutkan namanya menjadi Ayu Pujiastutik, yang telah tiga bulan dinikahi Muhammad Fadholi, pria lajang berusia 21 tahun.

Kasus pernikahan sesama jenis terbongkar Polres Jember, setelah memperoleh aduan dari warga setempat. Pasangan yang baru 3 bulan menikah ini, dianggap memalsukan dokumen pernikahan, sehingga memperoleh buku nikah dari KUA Kecamatan Ajung Jember Jawa Timur.

Setelah dicecar pertanyaan dan pembuktian fisik, Ayu Pujiastutik masih memiliki kelamin pria. Sementara tidak ada ‘benjolan’ di dada umumnya dimiliki wanita. Karena Ayu memiliki suara kecil, masih memberi kesan seperti suara perempuan.

Di Polres Jember selasa sore (24/10), Ayu bercerita tentang kelamin perempuannya berubah menjadi milik lelaki. Persisnya sebulan setelah menikah. Perubahan itu dianggap Ayu sudah disampaikan pada Fadholi.

“Sumpah demi Tuhan, saya wanita. Saya tidak berbohong. Saya sendiri terkejut dengan perubahan ini,” heran Ayu disamping Fadholi, yang untuk sementara pasangan ini ‘tinggal’ di Polres Jember.

Diakui Ayu, malam pertama mengawali kehidupan pernikahan dilalui tanpa masalah. Bahkan hubungan suami istri sering dilakukan, tanpa ada hal janggal seperti dituduhkan saat ini. Termasuk dikeluhkan oleh Fadoli selaku suami.

“Tanya saja sama Mas Fadholi. Benar tidaknya saya ceritakan,” ujar Ayu mengamit tangan Fadholi.

Meski demikian, Ayu pasrah pada anggapan orang tentang diri dan pernikahannya. Baginya tidak ada kebohongan yang dilakukannya selama ini, sampai akhirnya menikah dengan Fadholi.

Perkenalan pasangan ini berawal dari sosmed. Ayu tercatat warga Dusun Krasak, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, mengajak Fadholi jika serius untuk segera menikah. Mereka kemudian sepakat mengurus pernikahan, sampai terjadi ijab kabul pada Juli 2017. Lalu Ayu setelah jadi istri tinggal di rumah Fadholi, di Dusun Plalangan, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Jember Jawa Timur.

 

Kontributor Jember:  Danang Lukito