Diduga masalah pribadi Vivi hilang di Universitas Indonesia

Vivi kerudung biru

Jakarta – Terhitung 3 Oktober 2017, Lutvia Sari (21) disapa Vivi, belum kembali ke rumah. Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, belum terlacak keberadaannya. Vivi nyaris seperti ditelan bumi. Ponsel yang dimiliki tidak aktip. Dan hanya minim informasi tentangnya, setelah pindah kostnya di daerah Kober Beji Depok.

Menurut AKP Sutrisno selaku Kasubag Humas Polresta Depok, ayah kandung Vivi baru melaporkan kehilangan anaknya 23 oktober. Selama ini Adeng mencari sendiri keberadaan Vivi, dibantu teman sekampus dengan Vivi.

“Petunjuk tentangnya masih minim. Diduga sedang ada masalah pribadi,” ujar AKP Sutrisno.

Beberapa teman Vivi juga telah ditanyakan petugas, namun senada mengatakan kehilangan informasi. Hanya terakhir Vivi datang ke kampus menitipkan surat pada salah satu teman seangkatan.

Dalam suratnya itu, Vivi menyesal dan minta maaf telah menghilangkan uang 8 juta untuk kebutuhan program aktifitas mahasiswa. Mahasiswa semester 7 jurusan Kesehatan Masyarakat itu, menjadi Bendahara Departemen Pendidikan dan Keilmuan (P&K).

“Menurut informasi, dia telah mengembalikan uang 3 juta hasil menjual laptop miliknya. Masih ada sekitar 5 juta lagi belum dikembalikan, meski temannya di kepengurusan (BEM) tidak menyoalkan sisa kekurangannya,” papar Sutrisno.