Turbulensi hebat terjang Batik Air tujuan Jakarta Medan

Jakarta – Capten Rizky Nusa selaku pilot senior yang mengemudikan Batik Air, dengan nomer penerbangan ID 6890, dari Jakarta menuju Medan dengan waktu tempuh 2 jam 20 menit, berhasil mendaratkan selamat pesawat tipe B737-800 NG di bandara Kuala Namu Medan, tepat waktu pada pukul 17.20 (24/10). Batik air membawa 114 penumpang dengan 6 awak kabin..

Perjalanan mulus pemberangkatan Batik Air pukul 15;00 (24/10), terkendala di atas udara daerah Samosir Sumatra Utara. Menjelang turun menuju bandara Kuala Namu diatas ketinggian 20 ribu kaki atau 6 km diatas permukaan laut, pesawat mengalami guncangan hebat di udara, setelah terperangkap turbulensi.

Dalam dunia penerbangan, turbulensi udara atau Clear Air Turbulance, merupakan kondisi cuaca tidak bagus yang tidak dapat terdeteksi di instrument pesawat. Umumnya turbulensi terjadi justru dalam cuaca yang tidak berawan.

“Pesawat mendarat selamat ditujuan (bandara Kuala Namu). Satu penumpang dibawa ke rumah sakit (Columbia Medan), dan satu awak kabin. Lainnya tidak apa-apa, semua dalam kedaan sehat walafiat,” ujar Edward Sirait selaku Public Relations of Lion Air Group.

Keduanya adalah, penumpang atas nama Hoen Tjeng Ke mengalami patah tulang belakang, dan Sasi Yuni Triastuti selaku awak kabin mengalami patah kaki.