Musisi legendaris Benny Panjaitan meninggal dunia

Jakarta – Rumah duka di taman ASRI (Komplek Panbers) Ciledug tengah berkemas, membawa jenazah Benny Panjaitan ke rumah duka Dharmais sore ini. Musisi legendaris itu, meninggal dunia pukul 09:40 (24/10) saat tidur dalam kamar.

Tidak ada tanda-tanda kepergian Benny Panjaitan pagi itu. Semua berjalan seperti biasanya. Begitu juga malam sebelumnya, dilewati keluarga seperti biasa tanpa ada firasat buruk.

Karenanya Nancy Boru Sitompul begitu terpukul, saat tahu sang suami meninggal. Padahal saat itu, Ia tengah memasak panganan yang akan dimakan almarhum saat bangun nantinya. Ibu lima anak ini tak henti menangis.

Semasa hidupnya almarhum begitu semangat. Meski penyakit stroke tengah dideritanya, namun tidak membuat semangatnya kendur tampil menghibur. Dengan kursi roda yang menemaninya di panggung, almarhum masih mampu baik dengan suaranya melantunkan lagu-lagu Panbers.

Benny Panjaitan anak kedua dari pasangan Drs JMM Pandjaitan SH (alm) dengan Bosani SO Sitompul. Saudara Benny Panjaitan lainnya, yakni: Hans Panjaitan pada, Benny Panjaitan – Doan Panjaitan dasn Asido Panjaitan.

Keluarga musisi ini kemudian mendirikan Panbers pada tahun 1969 di Surabaya. Dengan posisi Hans Panjaitan (lead guitar), Benny Panjaitan (vokalis dan rhythm guitar), Doan Panjaitan (bas dan keyboard), Asido Panjaitan (drum).