Pelaku Tragedi Pulomas menolak telah divonis hukuman mati

Ius Pane salah satu pelaku tragedi pulomas

Jakarta – Hukuman mati dipastikan tidak akan berubah, meski pengacara kasus tragedi Pulomas mengajukan banding, atas pelaku Ridwan Sitrous alias Ius Pane dan Erwin Situmorang. Hakim Gede Aryawan selaku ketua majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, memprediksi di tingkat banding putusan itu kemungkinan tetap dikuatkan.

Kasus tragedi berdarah di Pulomas akhir desember tahun lalu (2016), menyedot perhatian tidak saja masyarakat Indonesia, juga dunia internasional. Karena tindakan keji pelaku, yang mengakibatkan Dodi dan keluarganya meninggal dunia disekap dalam kamar mandi sempit tanpa udara.

Vonis hukuman mati disepakati majelis hakim dengan suara bulat (17/10). Selama persidangan para terdakwa tidak mengelak dari segala tuduhan yang disangkakan.

“Kita memutuskan dengan berbagai pertimbangan hukum. Kita lihat bagaimana nanti di tingkat banding. Prediksi saya tetap menguatkan (putusan PN),” jelas Hakim Gede Aryawan.