Rai Topan tembak mertua siang bolong di rumah

Denpasar – Terus bersabar mendengar ocehan mertua yang tidak mengenak kuping, membuat emosi Rai Topan pun sudah tidak dapat dicegah. Dengan penuh amarah, Ia mendatangi Wiyanto (64), mertuanya di rumah, lalu menembak senapan gas berburu burung sebanyak 3 kali.

Akibatnya pergelangan kaki dan betis Wiyanto (64) terluka. Aksi yang dilakukan Rai seorang diri, membuat warga langsung meringkusnya. Dan Wiyanto langsung dilarikan ke rumah sakit Wangaya.

Dijelaskan Rai, tindakan nekadnya karena sudah terlalu menahan sabar. Selama 11 tahun menikah dengan anak tertua Wiyanto, mertuanya acapkali menyindir setiap kali bertemu dengannya.

Didampingi Kompol Gede Sumena selaku Kapolsek Denpasar Barat, dan didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Rai bercerita siang pukul 14.00 (16/10), mertuanya kembali menyindirnya sebagai menantu tidak becus sebagai suami. Sehingga anak istrinya jadi menderita kesehariannya.

“Mulanya cekcok mulut dulu. Akhirnya emosi saya tidak tertahan,” ujar Rai seraya bilang sudah tidak memiliki harga diri oleh mertuanya.

 

Kontributor Bali: Kadek Surya