TNI dan Polri sepakat tutup kasus perkelahian di Jalan Pemuda

Jakarta – Akhirnya kasus perkelahian anggota TNI bernama Lettu Satrio Fitriandi dengan Bimantoro Prasetyo, pengemudi mazga di jalan Pemuda Jakarta Timur, berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat tidak melakukan tuntutan hukum.

Sinyal damai sejak awal sudah terlihat dari penjelasan Laksamana Pertama (Laksma) TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta selaku Kadispen TNI Angkatan Laut, yang membenarkan telah terjadi perkelahian anggotanya dengan Bimantoro. Keributan berawal dari Bimantoro membuang sampah di jalan, sehingga mengenai pengendara motor, istri Lettu Satrio. Dalam hitungan jam, Gig menjelaskan kasus perkelahian telah diselesaikan secara kekeluargaan, karena sesama anggota TNI.

klik: Perkelahian anggota TNI membalas pukulan Bimantoro

Terlebih Bimantoro sudah minta maaf pada Lettu Satrio Fitriandi. Sehingga Polda Metro Jaya diwakilkan Kombes Pol Argo Yuwono selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya akan menghentikan kasus ini.

“Kasus telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak. Jadi dihentikan,” ujar Argo Yuwono.

Rencana kedua belah pihak akan dipertemukan. Mengenai waktu dan tempat ditentukan dalam waktu dekat.