Kombes Pol Andry Wibowo tanggapi video keributan anggota TNI dan supir Mazda

Kombes Pol Andry Wibowo

Jakarta –Kombes Pol Andry Wibowo selaku Kapolres Jakarta Timur menyerukan masyarakat, agar menarik pelajaran dari peristiwa perkelahian anggota TNI bernama Lettu Satrio Fitriandi dengan Bimantoro Prasetyo, di jalan Pemuda Jakarta Timur, jumat siang (13/10). Gara-gara buang sampah sembarangan di jalan, akhirnya terjadi perkelahian.

“Sedang dipelajari dan dilakukan pemanggilan pada kedua pihak. Kalau melihat rekaman videonya, Bimo menyerang Lettu Satrio, lalu banyak orang ikut mukul Bimo,” ungkap Kombes Andry Wibowo tentang video perkehian itu sontak viral dalam hitungan jam.

Akibat perkelahian disaksikan banyak pengendara lalu lintas, membuat jalan pemuda sempat macet. Dari perkelahian singkat itu, Lettu Satrio Fitriandi mengalami luka lebam di wajah. Sementara Bimantoro Prasetyo, pengendara mazda merah nopol B 1599 PVH, mengalami luka ringan.

Ditegaskan Kombes Andry Wibowo, pihaknya melakukan kajian menuntaskan kasus ini, meski Bimantoro telah meminta maaf pada Lettu Satrio Fitriandi yang telah melakukan visum dari rumah sakit persahabatan, dan melaporkan ke Polsek Pulogadung.

“Tunggu perkembangan. Yang jelas, ini kasus saling pukul, bukan penganiayaan,” ujar Andry yang telah menerima berkas pelimpahan dari Polsek Pulo Gadung.

Dalam video satu menit 30 detik itu, terlihat Bimantoro Prasetyo keluar dari mobilnya, lalu mendatangi Lettu Satrio Fitriandi berada diatas motornya. Bimantoro kemudian mendorong Satrio yang hampir terjatuh dari motornya. Sambil memarkir motornya, Satrio melayangkan tangan ke wajah Bimantoro, yang kemudian menyulut emosi Bimantoro membalas.

Keributan terjadi lantaran Bimantoro membuang sampah dari dalam mobil, dan mengena istrinya Lettu Satrio yang tengah dibonceng. Tidak terima cara Bimantoro, membuat Lettu Satrio menegur perintahkan Bimantoro menepikan kendaraannya.