Petugas Avsec Bandara Soeta dipukul anggota TNI, bibir Husein berdarah

Husein

Wajahnya terlihat bengap, sementara darah menempel di seragam kerjanya sebagai petugas aviation security (Avsec) di Bandara Soekarno Hatta. Peristiwa minggu pagi di terminal 2F (30/7), membuat Nur Fauzi dipukul M.Husein – anggota TNI AL berpangkat sertu, lantaran telat saat cek in pesawat Sriwijaya tujuan Jayapura.

Ragam duka seringkali dikeluhkan anggota Avsec dalam menjalankan profesinya. Sebagai garda terdepan yang berhadapan langsung dengan calon penumpang, anggota Avsec harus memeriksa keabsahan calon penumpang yang dibolehkan masuk ke dalam ruang menuju counter cek in.

Namun, Nur menolak Husein masuk turut bersama ibu dan adiknya yang memiliki tiket penerbangan. Ia kemudian mengarahkan agar Husein meminta ijin pada pihak OIC, sesuai aturan di bandara Soekarno Hatta, jika ingin turut masuk bersama penumpang ke dalam ruangan.

Namun setelah ijin diperoleh Husein, masalah baru muncul ketika pihak counter cek in Sriwijaya menolak karena telat keberangkatan keluarga Husein. Kalaupun diberangkatkan di penerbangan berikutnya, dengan penambahan biaya 9 juta rupiah.

Akibatnya Nur didatangi Husein. Cekcok mulut pun terjadi. Nur beranggapan dirinya menjalankan tugas. Kalaupun telat atau ditundanya keberangkatan penerbangan keluarga Husein, tidak dianggap Nur sebagai kesalahannya.

Tanpa diduga Nur, tangan Husein melayang ke wajah dan mengena di bibir Nur. Melihat kejadian itu, rekan Nur langsung mengamankan Husein, dan membawa Nur dan Huseiin ke posko Avsec.

Menurut Prastowo – humas angkasa pura 2, pihak TNI Al langsung merespon anggotanya tersebut, “Pelaku pemukulan langsung dibawa ke POM AL. Perkembangan selanjutnya ditentukan kedua belah pihak nantinya.”