Soal E-KTP, Dedi Mulyadi : Mau sampai kapan ?

Masalah pencetakan E-KTP yang kini menjadi sorotan, menjadi perhatian khusus Dedi Mulyadi selaku Bupati Purwakarta. Terpikir olehnya, agar pemerintah pusat memberi kepercayaan pada pemerintah daerah, untuk mencetak blangko E-KTP di tiap daerah.

“Usul saya, agar percetakan dilakukan saja di setiap daerah. Kasihan masyarakat banyak yang tidak memiliki kartu identitas penduduk. Pengantian surat kererangan KTP sementara yang diberikan bukan solusi,” ujar Dedi saat disambangi di rumah dinasnya di Purwakarta.

Terlebih surat keterangan KTP sementara, hanya berlaku enam bulan. Akibatnya, masyarakat dibuat repot harus bolak balik mengurus administrasi kependudukan. Dalam hal ini, Dedi meminta pemerintah pusat segera mengatasi persoalan ini, dengan membagikan sedikit kewenangannya pencetakan ke tiap daerah.

“Mau sampai kapan ? Kalau tiap ditanya alasannya terkendala tender. Apalagi lebih setahun blanko e-KTP kosong,” Dedi merasa prihatin.

Dijelaskan Dedi, dari 24.600 warga yang belum menerima e-KTP di Purwakarta, baru dicetak hanya sekitar 10.000. Sisanya, 14.600 warga masih mengantongi surat keterangan KTP sementara.