Game Prank menjebak Siti Aisyah pelaku pembunuh

Siti Aisyah

Malaysia – Siti Aisyah (25) terlihat di Bandara Kuala Lumpur Internasional Airport (KLIA) jumat sore (17/2). Ia tengah menjalani rekontruksi pembunuhan Kim Jong Nam – kakak tiri Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara. 12 adegan rekontruksi dilakukan wanita asal Serang Banten ini. Mulai kedatangan di bandara KLIA, bertemu dengan korban, terjadinya aksi, sampai meninggalkan lokasi peristiwa.

Puluhan personil kepolisian Diraja Malaysia berjaga di sekitar lokasi bandara. Hal ini demi keselamatan dan menjaga kelancararan jalannya rekontruksi. Selain Siti Aisyah, juga rekontruksi dilakukan Doan Thi Huong (28) – warga Vietnam, pelaku lain dan teman dekat Siti Aisyah.

Terhadap Siti Aisyah, pemerintah Indonesia melalui menteri luar negeri, telah memperoleh info dari Kedutaan Besar RI (KBRI) di Malaysia, menunjuk pengacara dari Gooi & Azura, mendampingi proses hukum Siti Aisyah.

“Saya telah melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Malaysia, meminta untuk memperoleh akses kekonsuleran terhadap Siti Aisyah,” jelas Retno Marsudi selaku Menteri Luar Negeri Indonesia.

Terkendalanya akses pengacara mendamping Siti Aisyah selama pemeriksaan di kepolisian Sepang Selangor, karena hukum cara pidana di Malaysia mengatur, setiap tersangka tidak dapat ditemui oleh siapapun selama proses investigasi.

Game Prank

Pihak keluarga maupun mantan mertua Siti Aisyah, meyakini Siti Aisyah tidak mungkin melakukan perbuatan keji seperti itu. Apalagi selama ini, mereka menganggap pribadi Siti jauh dari kriminal.

Mereka meyakini Siti dijebak dan diperalat oleh otak pelaku pembunuhanan. Mengingat Siti hanya tamat sekolah dasar, dan tidak memiliki kepandaian berlebih.  Selain itu, keberanian membunuh orang sangat jauh dari sosok Siti Aisyah.

“Sejak kami mendengar berita dari televisi, saya tidak bisa tidur dan makan. Sama seperti ayahnya, dia hanya berdoa dan membaca Al Quran. Dia malah tidak mau berbicara. Dia minta saya tenang. Saya diyakini Siti tidak salah, karena hanya disuruh melakukan permainan, dan tidak kenal siapa korbannya,” kata Benah, ibunda Siti Aisyah.

Permainan yang dimaksud Siti, sebuah game ala Malaysia bernama Prank, seperti Just For Laughs. Sebuah game lucu lucuan, yang membuat si target akhirnya ‘terkejut’. Untuk permainan ini, Siti dikasih honor 3 juta rupiah.

Sebelum masuk ke Malaysia dari Batam pada februari lalu,  Siti Aisyah menikah dengan Gunawan pada 2009. 3 tahun kemudian, pasangan ini bercerai dengan memperoleh seorang anak bernama Rio (7).