Siti Aisyah sebagai agen rahasia Korut ?

Siti Aisyah ditangkap di Malaysia

Keterlibatan Siti Aisyah (25) terduga pelaku pembunuh Kim Jong-nam – kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, di Malaysia, mengingatkan kembali pernikahan Siti Aisyah dengan Gunawan alias Ajun. Sering cekcok dan konon adanya PIL, membuat Gunawan kembali ke Indonesia tanpa membawa Siti Aisyah pulang dari Malaysia. Di negara itu, Siti berhubungan dengan Farid, yang juga ditangkap Kepolisian Diraja Malaysia.

“Dia (Farid) bukan tersangka utama. Perannya dalam kasus ini membantu, yakni menjadi supir mengantar SA  dan DTH oan Thi Huong (28) ke hotel. F kekasih SA,” ujar Komisaris Datuk Seri Abdul Samah Mat selaku Kepala Kepolisian Selangor.

Siti Aisyah di tangkap di salah hotel di wilayah Ampang Malaysia. Sumber di Kepolisian Diraja Malaysia menjelaskan, Siti ditinggal sendiri di hotel itu, oleh Doan Thi Huong – warga Vietnam, yang kemudian kabur dari hotel, dan akhirnya ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).


Menikah dengan Gunawan

Sebelum Siti Aisyah berada di Malaysia, wanita asal serang Banten itu pernah tinggal di Gang Kacang RT 05/03 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Ia bekerja di konveksi milik Koh Akiong.

Kesahajaan dan kesederhanaan Siti, membuat Gunawan akrab disapa Ajun – anak Koh Akiong, tertarik dan akhirnya mengajaknya berumahtangga. Dari pernikahan mereka lahir Rio, yang kini berusia 3 tahun.

Sulitnya perekonomian, Ajun dan Siti merantau ke Malaysia, dan menitipkan Rio yang waktu itu baru berusia 2 bulan, pada orangtua Ajun. Pekerjaan serabutan dilakukan pasangan ini. Sampai akhirnya, Ajun pulang sendiri ke Indonesia, tidak membawa pulang Siti Aisyah.

Menurut Yanti, tetangga Ajun yang sangat kenal keluarga Ajun juga Siti Aisyah, sempat bertanya ke Ajun setiba dari Malaysia. Ajun hanya bilang, telah bercerai dengan Siti Aisyah, akibat PIL.

Ajun selajutnya tidak tahu aktifitas Siti di Malaysia. Setelah Siti tidak lagi menjadi istrinya, Ajun dan orangtuanya menjual ruko konveksinya, dan pindah ke rawa bebek tambora Jakarta Barat. Diketahui Ajun, Siti memiliki teman di Malaysia.

Tanpa Perlawanan

Dalam penggeledahan di kamar hotel yang ditempati Siti Aisyah, Polisi Diraja Malaysia tidak mengalami kesulitan. Saat masuk pintu kamar hotel tidak dikunci, dan hanya melihat Siti Aisyah seorang diri, berada di tempat tidur. Siti pasrah dan tidak melakukan perlawanan saat ditangkap.

Semula, Siti dan Doan dalam kamar hotel itu. Namun Doan diam – diam meninggalkan Siti seorang diri, lalu Doan menuju Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), walau akhirnya tertangkap.

Di dalam kamar hotel berserakan barang, diantaranya : beberapa mata uang, dan tiga lembar USD 100, dua telepon genggam – satu handphone tanpa SIM card, dan handphone satunya dipasangi SIM card lokal.

Selain itu, beberapa barang bermerk, diantaranya :  1 tas Louis Vuitton, kacamata Ray-Ban, dan sepatu Charles and Keith.

Berdasarkan rekaman CCTV, pihak kepolisian Diraja Malaysia, melihat keterlibatan Siti Aisyah dan Doan pada kasus terbunuhnya Jong-nam di ruang keberangkatan. Sebab aksi mereka jelas terlihat sehari sebelumnya di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), sedang mempelajari situasi untuk dilakukannya eksekusi pada Jong-nam.

Kepolisian Diraja Malaysia, sedang memperlajari keterlibatan para tersangka, termasuk kemungkinan Siti Aisyah ada tidaknya kaitan sebagai agen rahasia Korea Utara.

.