Bijaknya hati Endang Susilawatie, meski diselingkuhi Bupati Katingan

Sakit hati itu pasti, atas perselingkuhan yang dilakukan suaminya, Ahmad Yantenglie selaku Bupati Katingan, dengan Farida Yeni yang masih berstatus istri sah seorang Polisi. Sedih dan kecewa, itu juga dirasakannya. Namun, Endang Susilawatie (34) mencoba bijak menyikapi cobaan rumahtangganya. Salah satunya, tidak mengumbar isi hatinya diketahui siapapun.

“Biarlah saya simpan untuk diri sendiri. Jangan pernah marah dengan suami kita, karena seribu kesalahan suami kepada istri, maka seorang istri wajib memaafkan seribu satu maaf untuk suami,” bijak Endang menanggapi prahara rumahtangganya itu.

Karena sikapnya itu, banyak netizen bangga pada sosok Endang, yang merupakan istri ketiga Ahmad Yantenglie. Bahkan, Endang tidak terjebak dengan efiora masyarakat yang membully suaminya makin tersudut.

“Tidak ada yang bisa kita salahkan. Karena manusia itu tidak ada yang sempurna. Sakit hati cukup kita rasakan sendiri, tidak perlu orang lain yang merasakan. Manusia dilahirkan sendiri dan akan meninggalkan dunia juga sendiri,” ujar Endang yang dikenal oleh warga Katingan penyabar dan murah senyum.

Posisi Netral

Endang tampil tegar ‘membela’ Ahmad Yantenglie. Ia menyikapi kasus suaminya dengan bahasa santun, dan cenderung  meminta masyarakat agar arif melihat persoalan kasus ini.

Seperti rencana pansus pemakzulan, pada Ahmad Yantenglie selaku bupati Katingan dan pimpinan DPRD Katingan. Endang yang juga Wakil Ketua I DPRD Katingan dari partai Gerindra, mengambil posisi netral meski sebagian besar anggota DPRD sepakat memberhentikan Ahmad Yantenglie duduk di Singgasana kursi Bupati Katingan.

“Kalau saya memilih untuk netral saja. Saya serahkan pada  tim Pansus, karena mereka sudah mewakili masing-masing fraksi DPRD. Apapun keputusannya tim Pansus nanti kita harus terima. Bukan saya tidak ikut mendukung Pansus, tapi saya memiliki alasan tersendiri. Karena seorang politikus, saya harus berani mengambil sikap sendiri,” papar Endang menanggapi sikapnya tersebut.

Begitu juga saat suami Farida Yeni mencabut laporannya di Polda Kalimantan Tengah, Endang menyambut baik dan beranggapan, “Kita sangat menghargai proses hukum, tapi kalau ada jalan memergokuntuk diselesaikan secara kekeluargaan, itu lebih baik. Saya membuka diri jika suaminya (FY) ingin menyelesaikan kasus ini dengan cara kekeluargaan. Tapi, saya juga tidak memaksa. Saya pulangkan semua ini pada yang bersangkutan.”

Endang bilang pernah berpesan pada Ahmad Yatenglie, yang telah memberikannya seorang anak, agar mampu menjaga amanah masyarakat yang memberikannya kepercayaan menjadi bupati Katingan. Pesan itu diharapkan Endang agar suaminya mampu mengembannya dengan baik.

Seperti diberitakan, skandal perselingkuhan Ahmad Yantenglie dengan Farida Yeni (FY), terungkap setelah suami FY menangkap basah pasangan itu, di rumah kontrakan pukul 00.00 WIB (5/1). Konon, kedua sejoli yang sudah setahun di mabuk asmara itu, sudah menikah siri.