Jelang Natal, Kang Dedi dan Pelajar Muslim ‘Beberesih’ di Gereja

Semangat toleransi antar umat beragama di Purwakarta, menjadi perhatian Dedi Mulyadi selaku bupati Purwakarta. Banyak contoh telah diterapkan orang nomer 1 Purwakarta ini, dalam menjaga kerukunan beragama .

Dan menjelang perayaan Natal tahun ini, Dedi mengajak puluhan pelajar muslim, membersihkan lingkungan Gereja Bethel Tabernakel, yang terletak di Jalan Hidayat Martalogawa Purwakarta. Kegiatan kerja bakti ini, dalam rangka persiapan menyambut Hari Natal.

Para Pelajar muslim terlihat antusias melakukan kegiatan ini. Bahkan, diantara mereka justru lebih aktip berkomunikasi dengan pengurus gereja, untuk membersihkan lingkungan mana saja yang bisa dibersihkan.

Seperti pada sosok pelajar bernama Rendi (14). Siswa SMPN I Purwakarta itu, tanpa canggung berkomunikasi dengan pengurus gereja, dalam hal pembagian tugas. Pada bagian mana, dia dan teman-temannya membersihkan lingkungan gereka.

“Sudah biasa kerja bakti dan bermain bersama di sekolah, dengan teman non muslim. Jadi gak aneh lagi,” kata Rendi.

Dedi Turun Ikut Membersihkan

Menurut Dedi Mulyadi, terdapat tujuh gereja di wilayah Purwakarta. Salah satunya, Gereja Bethel Tabernakel.

“Kegiatan kerja bakti ini difokuskan di gereja terdekat dengan lingkungan sekolah, dan biasa digunakan oleh para pelajar di sekolah tersebut. Tujuan kami membangun semangat toleransi dan kebersamaan, Lihat tuh, suasananya menjadi sejuk, pelajar muslim membantu pelajar non muslim,” papar Dedi.

Dedi pun juga turun tangan, terlibat dalam kegiatan kerja bakti ini. Ia memungut sampah dan membersihkan kaca jendela gereja Bethel Tabernakel, yang dibangun pada 1961 dan kini memiliki 100 orang jemaat dari seluruh Purwakarta.

Pastor Matius Suhardi dari pihak Gereja Bethel Tabernakel, mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih dan rasa syukurnya atas inisiasi yang dilakukan Bupati Purwakarta, dalam mendorong semangat toleransi beragama sejak dini kepada pelajar di Purwakarta.

“Puji Tuhan, saya terima kasih kepada Kang Dedi, kepada pelajar yang biasa saya asuh, juga kepada pelajar muslim yang sudi datang bahkan ikut bekerja bakti membersihkan gereja. Kegiatan ini membuat kami merasa aman dan damai dalam menjalankan ibadah Natal,” pungkas Matius.