Bupati Dedi Libatkan TNI Tertibkan Jaring Apung di Danau Jatiluhur

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi segera menggandeng Korps Tentara Nasional Indonesia, dalam rangka penertiban Keramba Jaring Apung (KJA) di Waduk Ir H Djuanda Jatiluhur Purwakarta. Cara ini dilakukan, agar penertiban yang dilakukan agar rampung lebih cepat. Sebagai tindak lanjut, Dedi mengakui telah secara resmi berkirim surat permohonan bantuan kepada Panglima TNI.

“Kalau melibatkan TNI, saya yakin penertiban akan lebih cepat, hari ini saya kirim surat ke Panglima TNI,” papar Dedi.

Ia menganggap, permasalahan jaring apung menjadi penyebab utama penurunan kualitas air, dan penurunan fungsi turbin pembangkit listrik di Waduk Jatiluhur.

“Ke depan saya keluarkan moratorium, kalau perlu zero KJA, kalau peraturannya longgar bisa-bisa nanti jebol lagi, aturan kan 4 ribu KJA, tahunya jadi 24 ribu lebih,” tegasnya.

Terkait mata pencaharian petani jaring apung terancam hilang akibat peraturannya itu, Dedi memberi solusi untuk memanfaatkan kolam-kolam darat. Karena Ia menilai suplai ikan masih dapat tercukupi melalui pertanian ikan di darat.

“Cukup ikan alam saja, di sekitar sini juga banyak kolam-kolam darat, suplai ikan masih bisa terpenuhi,” katanya menambahkan.