Cerita Penumpang Wings Air IW 1896, Iktia : Tegang Sekali

Keberangkatan Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1896 tepat waktu. Dari Bandara Husein Sastra Bandung pada pukul 17:40 wib, tiba di  Bandara Ahmad Yani semarang pukul 18:50 wib. Tidak ada yang aneh saat Wings Air ATR 72-600 take off, jelas salah satu penumpang bernama Iktia.

Rasa syukur tidak lepas dari mulutnya. Karena musibah yang dialaminya, begitu juga dengan seluruh penumpang, tidak berakibat fatal.

“Alhamdulillah, kita masih diberi selamat. Sungguh menegangkan detik detik pesawat ini mau landing,” kenang Ikka.

PESAWAT PENERBANGAN JARAK DEKAT

Landing Seperti Kencang

Diakui Iktia, semula dirinya dari Bandung tujuan Surabaya. Namun pesawat itu transit di Semarang dengan pemberhentian 25 menit. Bila tidak ada musibah, Iktia  melanjutkan penerbangan dengan pesawat itu, dan sesuai jadwal sampai di Bandara Juanda Surabaya pada pukul 20;25.

“Tadinya saya mau ke Surabaya, tapi transit di Semarang. Karena ada kejadian ini, maskapai memfasilitasi menginap di hotel, atau melanjutkan perjalanan dengan kereta api. Semuanya dibiayai maskapai,” jelasnya yang kini trauma.

Iktia mengakui sempat shock, saat Kapten pilot George Tarun Rajan, menurunkan pesawatnya ke landasan bandara Ahmad Yani Semarang.

Ia merasakan tidak seperti biasanya, pesawat baling baling itu seperti melaju kencang saat landing. Seakan ada hentakan, laju pesawat seolah bertambah cepat,

“Saat landing kan biasanya pelan. Tadi seperti digas tambah kencang. Saya lihat roda pesawat patah, ada percikan api dan sayapnya sepertinya juga bermasalah,” papar Ikita yang dalam penerbangan itu bersama anak perempuannya.

“Saya trauma. Saya sangat tegang sekali. Terbayang kejadian kecelakaan pesawat Hercules di Papua tempo hari. Karena ada beberapa saudara saya jadi korban dalam kecelakaan pesawat Hercules,” ungkapnya merasakan ketegangan saat itu.Dengan kejadian ini, Iktia mengakui sangat trauma. Terlebih saat pendaratan tidak berjalan mulus. Saat roda ban menginjak aspal landasan, guncangan dalam pesawat dirasakannya cukup membuat tegang untuknya, dan juga penumpang lain.

Fasilitas PT Angkasa Pura

Dijelaskan Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait, pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1896, mengalami musibah pada pukul 18.24 WIB, saat landing di bandara Ahmad Yani Semarang..

“Pada pukul 18.24, pesawat Wings Air IW 1896 dengan rute Bandung menuju Semarang, mengalami overshoot di Semarang pada saat melakukan pendaratan, Ada 68 penumpang dan 4 kru. Semuanya dalam keadaan selamat dan telah dievakuasi ke terminal. Dalam penerbangan itu dipiloti Kapten George Tarun Rajan. Dan cuaca pada saat melakukan pendaratan memang hujan, tapi kita akan menunggu hasil lebih lanjut dari lembaga yang berwenang,” ujar Edward dalam rilisnya.

Atas peristiwa itu, sejumlah penerbangan dari dan ke Semarang ditunda bahkan dibatalkan.Sebagian dialihkan ke Solo dan Surabaya. Pihak PT Angkasa Pura, menyediakan bus Damri pada penumpang yang turun di Solo dan hendak ke Semarang.